Jenis Jenis Vaksin Covid Yang Beredar di Indonesia

Hingga Agustus 2021, telah ada 5 jenis vaksin Covid-19 yang digunakan di Indonesia. Seluruh vaksin yang di sediakan pun memberi tambahan manfaat yang sama untuk membangun antibodi tubuh didalam melawan virus corona penyebab Covid-19.

Jenis Jenis Vaksin Covid Yang Beredar di Indonesia

Sinovac

Sinovac adalah vaksin yang diproduksi perusahaan biofarmasi China, Sinovac BioTech. Vaksin bermerek CoronaVac ini merupakan jenis vaksin whole virus yang menggunakan virus SARS-CoV-2 nonaktif.

Virus tersebut telah tidak sanggup menginfeksi tubuh, namun sanggup membuat pembentukan imun didalam tubuh kita. Vaksin Sinovac mempunyai beraneka angka efikasi berasal dari {beberapa|sebagian|lebih berasal dari satu} negara yang telah lakukan uji coba.

Dalam uji cobalah di Brazil, vaksin Sinovac mempunyai efikasi sekitar 50,65%. Di Turki, efikasi vaksin Sinovac raih sekitar 91,25%. Sedangkan di Indonesia, efikasi vaksin Sinovac sekitar 65,3%.

Setelah mendapatkan izin pemanfaatan darurat berasal dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), vaksin Sinovac mulai digunakan untuk program vaksinasi di Indonesia.

Vaksin Covid-19 AstraZeneca

Vaksin Covid-19 AstraZeneca ini mempunyai platform berbentuk viral vector (non replicating), dan diberikan didalam dua dosis. Vaksin Covid-19 AstraZeneca diberikan didalam interval yang paling jauh dibandingkan vaksin lainnya di Indonesia, hingga 12 minggu. Vaksin Covid-19 Astrazeneca telah mendapatkan EUA berasal dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada 22 Februari 2021 dengan nomor EUA2158100143A1. Selain itu, vaksin Covid-19 AstraZeneca ini terhitung diklaim ampuh melawan virus Corona varian Delta dan Kappa.

Vaksin Covid-19 Sinopharm

Vaksin Covid-19 Sinopharm terhitung populer seperti lagu tik tok viral yang kini booming di tanah air. Serta, mendapatkan izin pemanfaatan darurat untuk dipakai di Indonesia. Vaksin Covid-19 Sinopharm ini memproduksi perusahaan farmasi Tiongkok dengan pembawaan yang sama dengan Sinovac terhitung didalam hal platform maupun jumlah dosisnya. Mengutip web site Universitas Gadjah Mada (UGM), menurut Prof. Zullies Ikawati, PhD. Apt. berasal dari Fakultas Farmasi UGM, vaksin Covid-19 Sinopharm ini mempunyai efikasi raih 78 persen.

Vaksin Covid-19 Bio

Farma Satu bulan kemudian, tepatnya pada 16 Februari 2021, BPOM lagi mengeluarkan EUA untuk vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh PT Bio Farma (Persero). Vaksin dengan nama product vaksin Covid-19 itu mempunyai nomor izin pemanfaatan EUA 2102907543A1. Vaksin yang diproduksi oleh PT Bio Farma ini berasal berasal dari bahan baku vaksin yang secara bertahap telah dikirimkan oleh Sinovac.

Moderna Vaksin Covid-19

Moderna mendapat EUA berasal dari BPOM pada Jumat, 2 Juli 2021. Penerbitan EUA untuk Moderna berdasarkan hasil uji klinis fase ketiga dan pengkajian Komite Nasional Penilai Vaksin Covid-19, ITAGI, dan BPOM serta beberapa tempat atau situs slot online terpercaya yang ada di Jakarta.

Berdasarkan data uji klinis fase ketiga membuktikan efikasi vaksin Moderna sebesar 94,1 % pada group usia 18-65 th. kemudian mengalami penurunan jadi 86,4 % untuk usia di atas 65 tahun. Hasil uji klinis terhitung membuktikan vaksin Moderna safe untuk group populasi masyarakat dengan komorbid atau penyakit penyerta. Komorbid yang dimaksud yakni penyakit paru kronis, jantung, obesitas berat, diabetes, penyakit lever hati, dan HIV.