SUGAR DADDY JAKARTA

Pernahkah melihat sugar daddy atau ayah muda yang usianya kira-kira 30 hingga 40an dan berpenampilan menarik seperti penampilan Bobby iKon? Sugar Daddy seperti itu biasanya kerap mengakibatkan para wanita membincangkan nya. Maklum saja, pria yang udah berkeluarga kadang kala sama bersama fisiknya yang menua dan penampilannya yang udah tidak stylish lagi. Maka dari itu para wanita akan tergiur kalau memandang bapak-bapak yang wajahnya ganteng, gayanya kekinian, dan rambutnya klimis.

Sugar Daddy JKT

Pria seperti itulah yang biasanya kita sebut sebagai sugar daddy jakarta. Padahal, arti sebenarnya di Indonesia dan barat itu berbeda. Sugar daddy punyai arti sendiri yang tidak sama seperti apa yang selama ini kita ketahui. Di Indonesia, makna sugar daddy lebih dikenal untuk menyebut bapak-bapak tampan, gagah, stylish, dan yang menyayangi keluarganya. Sementara menurut kamus Merris-Webster, sugar daddy merupakan sebutan untuk pria dewasa kaya yang menghabiskan uangnya demi membelanjakan kekasih maupun simpanannya beraneka barang. Kekasih atau simpanan selanjutnya biasanya berusia jauh lebih muda.

Jakarta baru-baru ini viral thread di Twitter bersama tagar #sugardaddy. Jika mencari tagar #sugardaddy di https://www.norwichstarwarsclub.co.uk/ , maka akan muncul sederet ‘curhat’ netizen berkenaan perihal itu. Sudah tercatat 690 tweet berkenaan sugar daddy. Sementara thread bersama tagar #sugardaddy berjumlah 150 tweet. Apa sebenarnya sugar daddy? Sugar daddy adalah makna slang untuk menyebut pria yang menawarkan bantuan finansial maupun materiil kepada seseorang yang lebih muda.

Dalam interaksi bersama sugar daddy jakarta, orang yang lebih tua akan beri tambahan pasangannya yang lebih muda duwit untuk membayar tagihan-tagihan, sewa rumah, membeli baju/perlengkapan kecantikan spesial dan sebagai gantinya dia akan ditemani didalam level interaksi apa pun yang udah mereka sepakati,” tulis David J. Neal berasal dari Miami Herald. Jika sugar daddy adalah makna untuk menyebut orang yang menyokong biaya hidup seseorang lebih muda, maka tersedia sebutan termasuk untuk pihak yang biayanya disokong. Mereka adalah para sugar baby.

Sugar Baby

Sugar baby menyadari bahwa kondisi finansialnya nggak akan mampu mencukupi keperluan hidupnya. Ia perlu duwit untuk membayar duwit sekolah atau kuliah, mencukupi keperluan sehari-hari, duwit untuk liburan lebih-lebih tersedia termasuk yang dambakan menaikkan gaya hidup. Di segi lain, meski muncul punyai segalanya, sugar daddy butuh pendamping, sosok yang mampu menemaninya, dan dia nggak masalah untuk mensponsori perempuan yang dipilihnya.

Sugar Baby

Sebagian besar orang berpikir negatif berkenaan sugar daddy dan sugar baby karena terdapatnya hubungan di luar nikah di antara mereka. Bahkan, nggak sedikit orang yang menyamakan sugar baby bersama PSK, meraih duit dengan bercinta. Faktanya, nggak semuanya begitu, lho. Ada sugar baby yang memakai duit yang berasal dari sugar daddy untuk pendidikannya. Ada yang bekerja namun penghasilannya belum cukup mencukupi keperluan dia dan keluarganya. Ada sugar baby yang sebenarnya berperan sebagai pacar sugar daddy namun nggak tersedia kata hubungan terlarang di antara mereka. Meskipun ada juga persyaratan sugar daddy yang ingin menginginkan kepuasan bercinta dari para sugar baby mereka.

Interaksi antara sugar daddy dan sugar baby kerap kali disebut bersama sugar dating. Yakni interaksi di mana wanita lebih muda berpasangan bersama pria lebih tua yang mampu mencukupi kebutuhannya secara finansial, bersama imbalan wanita selanjutnya bersedia jadi ‘teman’ romantis. Sugar daddy pun dijadikan lahan bisnis oleh seorang pria Amerika Serikat, bernama Brandon Wade. Pada 2006, ia meluncurkan Seeking Arrangement, website kencan spesifik para pria tua kaya yang mencari sugar baby, atau sebaliknya, wanita muda yang mencari pria lebih tua.